OPEN SOURCE

  1. Definisi Open Source

Open source adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet).

  1. Sistem Operasi Open Source

Sesuai dengan definisinya, sistem operasi open source memberikan kebebasan pengguna untuk mengubah kode dan disesuaikan dengan kebutuhan. Kebanyakan dari kita menganggap opensource adalah perangkat lunak gratis, padahal tidak demikian, karena ada juga sistem opensource yang berbayar, namun pengguna dibabaskan mengubah kodennya. Hal ini tentunya berbeda dengan sistem operasi yang berbayar seperti Windows, dimana anda akan diberi sanksi tegas jika mengubah kode-kodenya.

Beberapa sistem operasi open source yang dapat digunakan dengan bebas adalah turunan dari sistem Unix, seperti Linux yang dapat ditemukan dalam paket-paket distribusi yang berbeda. Paket-paket ini umumnya gratis, seperti Ubuntu, Fedora, Xandros dan lain-lain.

  1. Pemberdayaan Open Source di ITS dan Universitas Lainnya

Pemberdayaan open source di indonesia memang sedang menggeliat, ini terbukti dengan munculnya berbagai komunitas opensource yang menjamur. Salah satu wujudnya adalah proyek IGOS atau Indonesia Go Open Source.

Lalu, bagamana pemberdayaan opensource di Universitas? Di ITS sendiri, sekarang telah ada suatu program yang dinamakan POSS atau Pemberdayaan Open Source Software, dimana program ini bertujuan mensosialisasikan penggunaan software opensource dikalangan mahasiswa ITS dengan mengadakan kegiatan seminar-seminar. Contoh lain adalah di Universitas Gajah Mada, di kampus ini terdapat program serupa POSS-ITS yang dinamakan UGOS atau UGM Go Open Source. Ke depan program ataupun kamunitas open source akan terus bertambah dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan software yang ekonomis.

  1. Copyright atau Copyleft?

Istilah lain dari aset kepemilikan yang khusus adalah Copyright dimana kita harus menaati aturan yang berlaku, seperti tidak menyebarkan bahkan menggunakannya tanpa izin dari pemegang Copyright. Contoh disini adalah software yang berlisensi shareware atau berbayar.

Lain halnya dengan copyleft, ini adalah istilah yang ditujukan untuk aset – aset yang bebas untuk dimiliki tanpa harus izin dengan pemiliknya. Sebagai contoh adalah penggunaan sistem operasi Ubuntu, dimana kita tidak perlu izin pihak pengembang (Cannonical.Ltd) untuk menggunakannya.

Copyleft atau Copyright tidak seperti hitam atau putih karena keduanya tetap memiliki kelebihan masing-masing. Contohnya, software gratis adalah solusi untuk pengguna yang sensitif finansial, namun software gratis tidak akan menyediakan layanan sebaik software berbayar.

Leave a comment »

Pengalaman Kuliah dan Praktikum PTI

Oke, kali ini tema yang ditawarkan asisten cukup asik untuk di kerjakan. Agar lebih menarik, aku buat dengan sedikit footnote di akhir esai untuk menjelaskan kata ilmiah di dalamnya dan akhirnya…BACALAH DENGAN PIKIRAN TERBUKA!!!

  1. Kesan Pertama

Pertama kali mengikuti kuliah PTI aku bener-bener tergoda, ini dia kuliah asik, nambah pengetahuan dan paling tidak kebiasaan menghambur-hamburkan uang untuk beli majalah IT ngga sia-sia. Tentang dosennya…cool, Pak Khakim ternyata up to date banget, lebih heboh daripada majalah IT luar negeri!! Memang kesan pertama begitu menggoda, tapi ternyata kesan kedua….FUUUUUUUUUU**!!(lihat footnote 1 untuk detailnya)

  1. Panggil Saya Mr. IT

Salah satu tugas mahasiswa yang masih merasa, bukan bermaksud ge-er, kuliah di ITS jurusan Sistem Informasi dengan mata kuliah PTI adalah mempresentasikan salah satu bab dari buku berjudul Introduction to Information Technology secara berkelompok (Sedihnya, buku ini termasuk langka di perpus). Kelompok ini disusun tanpa memperhatikan jenis kelamin ataupun kenyataan bahwa yang bersangkutan masih mempunyai utang.

Pada hari kelompokku angkat senjata (baca:presentasi), sejenak ruang kelas kembali hening dan bergantian anggota kelompokku melakukan presentasi bagiannya masing-masing. Pak Khakim pun memilih diam dan memperhatikan mahasiswanya dengan tatapan mencari individu-individu separatis yang asik dengan handphonenya daripada mendengar presentasi.

Usai presentasi dan memasuki sesi tanya-jawab, seperti biasa ribuan tembakan balasan (baca:pertanyaan) mengarah pada materi kelompokku dan bergantian teman-teman mencoba menjawab pertanyaan itu. Anehnya, para audience yang haus ini (dari pagi ngga minum kalee..) masih merasa jawaban dari teman-temanku kurang memuaskan. Akhirnya, dengan berat hati, kulangkahkan kakiku untuk meluncurkan tembakan (baca:argumen) dari senapan bertipe MULUTkujblkh, pelurunya (baca:materi) sengaja kubeli dari majalah IT yang menguras dompet. Audience pun akhirnya manggut-manggut tanda mengerti, dan puas!!sempat ada perlawanan kecil tapi tetap tidak berarti dihadapan senapan mulutku (hehehehe…).

Setelah semua selesai dan terjadi kedamaian, giliran Pak Khakim melakukan review. Ternyata, semua jawaban dari kelompokku dibenarkan oleh beliau, bahkan sebuah kalimat dari beliau menyatakan bahwa ada seorang Pakar IT dalam kelompokku, aku rasa pembaca tahu siapa….siapa??…ya benar..

  1. TP, POSTTEST, dan Pulang…..Jangan Lupa LP-nya, Ya?!

Tambah sip ae…itulah kira kira pendapat singkatku pada kegiatan yang satu ini…PRAKTIKUM PTI…JAAA**OOO*!!!(lihat footnote no.2 untuk detailnya)

——————————-footnote——————————-

  1. FUUUUUUUUUU**! = FUUUUUUUUUNN!, kesan berikutnya benar-benar menyenangkan!!

  2. JAAA**OO*!!! = JAAANJOOS!!!, keren abis, materi praktikum benar-benar menambah wawasan. Apalagi mbak Amel yang setia jadi asisten sabar menghadapi adik-adiknya yang kaya monyet. Praktikum PTI ini termasuk pemborosan waktu yang bermanfaat, nyatanya dari seorang anak yang ngga bisa apa-apa jadi bisa buat database pake access, website pakai dreamweaver, animasi pake flash dan banyak yang lain. Ngga bisa ku ucapkan satu persatu disini, terimaksih banyak kepada seluruh asisten yang telah membantu sejauh ini.

Leave a comment »

Teknologi WEB

Layaknya sebuah teknologi, WEB juga berkembang terus-menerus sehingga dapat diklasifikasikan menjadi tiga generasi, yaitu :

1.    Web 1.0

Pada generasi awal ini, web 1.0 memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Jadi pada jaman web 1.0 kita kebanyakan hanya sekedar mencari atau browsing untuk mendapatkan informasi tertentu. Pada generasi ini belum dikenal interaksi antara pengguna dan server, murni sebuah halaman HTML yang kaku.

 

2.    Web 2.0

Era web 2.0 ditandai dengan munculnya website sosial seperti Friendster, Myspace, YouTube, dan tak ketinggalan era perjuangan blogger. Dapat disimpulkan web 2.0 memiliki tujuan utama berupa interaksi social dan dapat didefinisikan sebagai share, collaborate dan exploit. Sehingga yang terjadi dalam era web 2.0 adalah pertemanan, kolaborasi dan berbagi dalam dunia maya.

 

3.    Web 3.0

Web 3.0 memiliki ciri-ciri umum seperti suggesthappen dan provide. Jadi, disini web seolah-olah sudah seperti asisten pribadi kita. Web mulai mengerti kebutuhan kita dengan bisa memberi saran atau nasehat kita, menyediakan apa yang kita butuhkan. Dengan menggunakan teknologi 3D animasi, kita bisa membuat profil avatar yang sesuai dengan karakter, kemudian melakukan aktivitas di dunia maya seperti layaknya di dunia nyata. Kita bisa berjalan-jalan, pergi ke mall, bercakap-cakap dengan teman yang lain. Ya, Web 3.0 adalah dunia virtual kita. Model web 3.0 sudah bisa dirasakan salah satunya adalah pada situs secondlife.com. Dan yang juga cukup membanggakan kita adalah, Indonesia sudah mampu untuk masuk ke dunia Web 3.0 ini dengan hadirnya litofriend.com.

Leave a comment »

GNU/LINUX : Sebuah Kebebasankah?

  1. Sejarah

Pada tahun 1970, Unix, sebuah system operasi berbasis perintah text (command line) mulai dikembangkan dan diimplementasikan. System operasi ini tersedia secara terbuka sehingga dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi akademis dan pebisnis.

Unix kemudian dikembangkan oleh sebuah Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang didirikan oleh Richard Stallman dalam sebuah proyek yang disebut GNU. GNU menyediakan kebanyakan program yang dibutuhkan dan kompatibel dengan system Unix (seperti pustaka, compiler, editor text, shell, dan system jendela).

Pada tahun 1987, muncul sebuah system operasi bertipe Unix yang diciptakan oleh Andrew S. Tanembaum untuk kalangan akademis yang disebut Minix. Namun, minix tidak dapat dimidifikasi dan distribusi ulang. Hal ini dikarenakan Minix mempunyai hak cipta oleh Prentice Hall.

Minix dan GNU inilah yang mendorong seorang mahasiswa Universitas Helsinski, Linus Torvalrd, untuk membuat versi non-komersial dari Minix. Selanjutnya system operasi ini dinamakan Linux yang berasal dari Linus’ Minix.

  1. Distribusi GNU/Linux

Sampai saat ini, Linus Torvard masih memimpin pengembangan Kernel Linux, sebuah inti dari system operasi Linux. Sedangkan untuk pengembangan Linux sendiri diserahkan sepenuhnya pada komunitas Linux. Hal ini menyebabkan Linux muncul dalam berbagai jenis, tergantung pihak yang mengembangkan, yang dinamakan distribusi Linux atau popular dengan nama “distro”.

Sebuah distribusi Linux adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa distro yang cukup dikenal adalah Mandriva(dulu Mandrake), Slackware, Debian, Xandros, Ubuntu,SuSE, dan Fedora/Red Hat.

  1. Isu-isu

Dengan adanya Linux, kita tentu tidak akan dipusingkan dengan urusan lisensi. Hal ini disebabkan, tentu saja, kode linux yang dilisensikan dibawah GNU General Pubilc Lisence. Alhasil, pengeluaran biaya untuk menggunakan Linux sangat rendah.

Tersedianya dukungan dari komunitas yang besar merupakan nilai lebih dari Linux, tentu saja dengan keunggulan Linux yaitu keamanan yang dapat diandalkan.Tidak seperti rivalnya Microsoft Windows yang rentan akan gangguan keamaanan. Mungkin saja hal ini disebabkan Linux digunakan dan bahkan dikembangkan oleh komunitas “underground” yang kebanyakan beranggotakan para hacker, bahkan Linux terpercaya sebagai alat untuk menyusup bagi para hacker tersebut.

Lepas dari fakta diatas, Linux sekarang lebih “ramah” dengan adanya berbagai distro yang menawarkan berbagai kebutuhan untuk pengguna. Dengan ciri khas masing-masing distro, kita dapat memilih distro sesuai kebutuhan. Bahkan beberapa distro Linux menawarkan “kulit” bak Windows Vista (tambang emas baru Microsoft).

Dengan keuntungn tersebut, mengapa masyarakat masih tetap percaya “computer adalah windows”? hal ini merupakan kepercayaan yang sulit dihilangkan. Penyebabnya bermacam-macam, kompatibilitas adalah salah satunya, dimana kita tidak dapat begitu saja memindahkan file dari Windows ke Linux. Alas an lainnya adalah ketersediaan program yang sesuai, yang mungkin saja jauh berbeda dengan Windows. Dan alasan lain yang cukup klasik adalah perasaan takut untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan Linux, padahal, dengan hadirnya antarmuka grafis seperti GNOME dan KDE membuat Linux tampil secantik Windows.

Kalangan Open Source tentu sangat memberikan dukungan terhadap Linux. Namun, satu-satunya yang menghambat adalah keegoisan Windows untuk tidak membuka kompatibilitas dengan Linux. Hal ini membuat Linux masih kaku untuk urusan lintas platform dengan Windows.

Namun, Linux tidak begitu saja berdiam diri, dengan adanya sebuah software emulator membuat linux mampu menjalankan beberapa program Windows, termasuk aplikasi unggulannya Ms.Office. Bahkan sebuah aplikasi bernama WINE enggan disebut emulator karena kemampuannya menjalankan program Windows di Linux mungkin lebih cepat daripada dalam Windows sendiri.

Leave a comment »

Perbedaan Sistem Informasi dan Jurusan “komputer” lain….

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Buat temen-temen yang merasa memiliki masalah dengan judul di atas, baik dalam memilih jurusan ataupun sekedar meluruskan pandangan, sedikit uraian subyektif dariku mungkin akan membantu. Aku sendiri masih terdata sebagai mahasiswa Sistem Informasi di suatu PTN, namun uraian berikut akan kusampaikan dengan terbuka.

Cukup banyaknya Jurusan dalam bidang computer membuat kita bingung mendefinisikannya, seperti Teknik Informatika, Teknik Komputer,dan Sistem Informasi. Namun jurusan ini dikelompokkan dalam satu rumpun yaitu Teknologi Informasi.

Teknologi Informasi sendiri menurutku dibagi dalam tiga aspek yaitu hardware, software, dan database. Hardware berkaitan dengan proses merakit, menganalisa, dan merawat suatu arsitektur computer, sedangkan software terdiri dari proses pemrograman yang rumit. Lalu, apakah yang dimaksud database? Database ini adalah bentuk lain dari Informasi yang dibutuhkan oleh Hardware maupun Software.

Teknik Informatika mempelajari hampir semua aspek di atas dengan cukup berimbang, artinya, sejak awal jurusan ini mempunyai program studi (prodi) yang cukup komplit. Lulusan dari jurusan ini cukup mudah diserap pasar, karena meraka dibekali ilmu pemrograman dengan baik dimana saat ini sangat dibutuhkan. Dasar-dasar elektronika masih dipelajari oleh jurusan ini, sehingga lulusannya memiliki kompetensi untuk menangani masalah hardware computer. Rata-rata lulusan ini dicetak menjadi seorang programmer handal.

Berikutnya adalah Teknik Komputer. Jurusan ini memprioritaskan studinya pada arsitektur hardware, sehingga dalam praktiknya lulusan memiliki kompetensi untuk menjadi ahli perangkat keras. Sebenarnya jurusan ini juga mempelajari Software,namun tidak sedetail Teknik Informatika. Rata-rata lulusan ini diserap oleh vendor-vendor hardware untuk menjadi ahli troubleshoot.

Terahkir adalah Sistem Informasi, sebuah jurusan yang tergolong baru. Jurusan Sistem Informasi dipandang sebelah mata oleh masyarakat TI, ini disebabkan karena telah ada jurusan terdahulu (Tek.Informatika dan Tek.Komputer) yang dirasa cukup. Sistem Informasi sebenarnya memiliki perbedaan yang nyata dengan dua jurusan sebelumnya. Lalu, apakah sebenarnya yang dipelajari? Sedangkan dua jurusan sebelumnya telah mengupas habis hardware, software, pun database . Ternyata ada satu bidang yang dirasa belum terjamah yaitu manajemen, ya, inilah studi utama Sistem Informasi.

Sebenarnya bukannya sudah cukup Tek.Informatika dan Tek.Komputer? dan Manajemen sendiri bukannya telah ada dalam jurusan rumpun social? Tepat,jurusan manajemen memang telah ada, namun jurusan ini tidak menguasai bidang computer, sehingga muncul suatu istilah baru Computer-based Information System. Diharapkan, jurusan ini melahirkan ahli manajemen TI.

Dalam dunia kerja, cukup mudah menemukan lowongan sebagai programmer ataupun staff maintenance, sehingga lulusan Tek.Informatika dan Tek.Komputer cukup mudah mencari pekerjaan sejak meraka lulus. Lalu bagaimana dengan Sistem Informasi, sejak tidak mungkin melamar sebagai manajer pada masa awal kelulusan? Untuk itu, Jurusan Sistem Informasi masih menyertakan studi tentang pemrograman, tidak sedetail Informatika, namun cukup untuk mengawali karir dalam dunia TI.

Pada akhirnya terserah pada teman-teman bagaimana memandang tiap jurusan dalam dunia TI. Dan untuk calon mahasiswa yang ingin mempunyai kemudahan dalam menperoleh pekerjaan setelah wisuda, aku rasa Tek.Informatika sangat menjanjikan, berikutnya Tek.Komputer. Sedangkan yang menginginkan posisi manajer, tentu dengan gaji yang tidak sedikit, Sistem Informasi adalah pilihan yang masuk akal, dan meniti karir dengan sabar.

Comments (2) »

Google Crhome (beta)

  1. Sejarah Google Chrome

Google Chrome adalah web browser yang gratis dan open-source yang dikembangkan oleh Google. Nama Google Chrome sendiri diambil dari jendela antarmuka (GUI), atau “chrome”, dari web browser.

Chromium adalah proyek open source dibalik pengembangan Google Chrome. Google Chrome menerapkan fitur yang sama, tetapi memiliki logo yang jauh berbeda.

Google mengumumkan Google Chrome pada 3 September 2008, dan merilis sebuah komik oleh McCloud yang dikirim ke jurnalis dan blogger yang bertujuan untuk menjelaskan fitur dan motivasi dari web browser terbaru ini,

Versi beta dari Google Chrome untuk Microsoft Windows (XP dan Versi Atasnya) dirilis pada 3 September 2008 dalam 43 bahasa. Versi Mac OS dan Linux masih dalam pengembangan.

Versi pertama dari Google Chrome melewati uji Acid1 dan Acid2 (sebuah benchmark untuk menilai web browser). Ketika tidak lolos dari uji Acid3, Google Chrome mendapat skor 78 dari 100 untuk lolos. Ini masih lebih besar dari Iinternet Explorer 7 (14) dan Firefox 3 (71), tetapi masih lebih rendah dari Opera (84). Ketika dibandingkan dari segi bentuk pengembangan, Chrome lebih rendah dari Firefox,Opera, dan Safari, tapi lebih tinggi dari Explorer.

    1. Kelebihan Google Chrome

Jelas sesuatu yang baru diciptakan karena memiliki kelebihan daripada yang sebelumnya. Hal ini juga berlaku pada Google Chrome. Berikut ini adalah beberapa kelebihan Google Chrome ;

  1. Cepat

Goooge Chrome memiliki engine untuk merender halaman web bernama Webkit, yang diklaim memiliki kecepatan yang lebih baik daripada web browser yang lain.

  1. Aman

Google Chrome diciptakan dengan perlindungan terhadap Malware dan Phising. Google Chrome juga selalu aktif mendownload list dari website yang dinilai beresiko, sehingga memiliki perindungan terhadap kode-kode jahat yang tersimpan dalam suatu website, dan Google menjamin, apa yang terjadi dalam web browser tidak akan mempengaruhi system.

  1. Ringkas

Antarmuka yang dimiliki oleh Google Chrome sangat simple sehingga jendela website terasa lebih lapang, namun tetap terjaga efisiensinya.

  1. Open Source

Kode dari Google Chrome bisa dimanipulasi dan disesuikan oleh pengembang software dengan leluasa karena bersifat open source dan gratis.

    1. Pengalaman meggunakan

Kesan pertama menggunakan Google Chrome, web browser ini terasa sangat cepat bahkan dibandingkan dengan web browser lain, terutama saat membuka aplikasi  web dan membuka suatu halaman web (saat itu saya mengakses elearning dan webmail). Selain itu, pengaturan yang terdapat didalamnya tergolong simple dan mudah dimengerti, hal ini memudahkan untuk dipelajari. Dan yang terakhir adalah saya terkesan dengan kelengkapan paket bahasanya, sehingga mengubah antarmuka dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa Indonesia, tanpa mengunduh paket khusus. Namun, masih ada beberapa bug, sehingga masih belum sempurna menampilkan konten web. lepas dari itu, kadang kecepatan adalah segalanya..

    1. Pendapat mengenai Google Chrome dibanding browser lain

Saya menggunakan beberapa web browser yaitu IE7,Opera 8,Firefox 3.1,Safari dan Google Chrome sendiri. Saya mulai beralih dari IE karena menemukan Firefox dan Opera yang memiliki kecepatan yang lebih baik. Ketika ada rumor tentang Safari saya ikut mencoba web browser ini, dan akhirnya saya terkagum-kagum dengan kecepatan dan “keindahan” safari. Akan tetapi saya kembali tercengang dengan kemunculan Google Chrome, sungguh bagaikan mobil sport, sangat cepat dibandingkan yang lain, sehingga sampai sekarang saya menggunakan web browser ini walaupun masih banyak kekurangan,dan saya sangat menunggu versi finalnya dirilis.

    1. Dokumentasi

Selain terkagum-kagum dengan kemampuan Google Chrome, saya juga tersenyum melihat dokumentasi pengembangannya karena disajikan dalam bentuk komik. Dalam komik tersebut kita akan lebih jauh mengerti web browser ini dengan mudah dan tentu saja, tersenyum.

Leave a comment »

Acer Aspire One

tulisan pertama neeh..nulis apa ya…bingung…

————————————

yau uda nulis about my little notebook..

gw punya Acer Aspire One, imut banget layarnya 8.9” sayang ga da DVDROMnya

tapi keren lho, jadi perhatian klo dibawa kemana-mana

klo dibandingin ma laptop sejenis, kya Eee PC jauhhh deh..

HDDnya aja 120Gb, imut2 tp yahut..

adalagi prosesornya uda pke Intel Atom, tp q ga tw nie apanya Core 2 Duo, adiknya kali

Wlo kecil tp jangan ngremehin kemampuannya,,

buat DotA-an ayo aja, bwt RF-an ayo aja, buat aplg….oh ya asal jgn buat maen CRYSIS…

loading time mulai nyala sampai siap buat ngetik nya jga cpet, cm 15 dtk, cz msh pke win.XP..

Ada lg neeh, baterenya..bs tahan 7 jam!!!!!klo msh baru sih…(skrg tnggl 6 jam ajah)

buat yang mau beli gasah ragu lagi,cm 4,5jt doank…bs dapet si imut,canggih, n super mobile..

Leave a comment »